Langsung ke konten utama

Hijaunya Alun-Alun Kota Bandung

BILETUK--Kota Kembang dan Paris Van Java adalah julukan yang melekat untuk kota Bandung. Setiap kota besar seperti kota Bandung pasti mempunyai ruang publik yang biasa dijadikan warga baik untuk berkumpul bersama teman dan sanak- saudara maupun tempat untuk sekadar berjalan-jalan. Warga Bandung patut bersyukur nih karena mereka sudah memiliki ruang publik tersebut, yaitu Alun-alun kota Bandung.

Terletak di jalan Asia Afrika, Alun-alun kota Bandung dekat dengan pusat belanja Pasar Baru Trade Center, Museum Bandoeng Tempo Doeloe, dan Jalan Barga.
Alun-alun sendiri adalah sebuah tanah yang sengaja dijadikan pusat dari sebuah kota dan biasanya memiliki keunikan tersendiri.

Seperti Alun-alun kota Bandung ini, hijaunya rumput-rumput sintentis membentuk pola yang beragam menghiasi tanah luas di depan Masjid Raya Kota Bandung. Di lapangan tersebut warga biasanya berkumpul dan bermain.
Keadaan Alun-Alun Kota Bandung yang dipenuhi pengunjung. Foto: NabilaDamaan
“Unik aja, biasanya kan lapangan futsal yang pakai rumput sintentis, ternyata di sini alun-alun juga memakai rumput sitentis,” ujar Septian salah satu pengujung asal Jakarta.

Selain hijaunya rerumputan sintetis dilapangan alun-alun, disekeliling lapangan tersebut juga tersedia fasilitas lain, seperti di salah satu sisi terdapat taman di dalam pot berbentuk trapesium dengan tumbuh-tumbuhan berwarna hijau, kuning, dan merah, di sisi yang lain terdapat tempat bermain anak yang terdiri dari perosotan, ayunan, dan sebagainya, tidak jauh dari tempat bermain terdapat halte dengan tulisan Alun-Alun Kota Bandung, terdapat jalan yang mengelilingi lapangan hijau, tempat duduk berbentuk kubus berwarna abu-abu dan yang tidak kalah penting adalah pepohonan yang menambah kehijauan Alun-alun kota Bandung ini.

Bagi kalian pengunjung Alun-alun kota Bandung harus tetap menjaga fasilitas yang ada di sana ya.


Ada yang sudah pernah berkunjung ke Alun-Alun Kota Bandung? Bagaimana pendapat kalian tentang Alun-Alun Kota Bandung?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudah Minum Kopi tapi Masih Mengantuk

https://celetukbilbil.blogspot.com/2019/10/sudah-minum-kopi-tapi-masih-mengantuk.html BILETUK - Bagi sebagian orang kopi merupakan sebuah kebutuhan. Terutama bagi mereka yang membutuhkan energi lebih ketika sedang berkutat dengan pekerjaannya. Dengan meneguk segelas kopi maka kafein dalam kopi dapat berguna untuk mengurangi rasa kantuk sehingga dapat meningkatkan performa kerja seseorang . Mekanisme kerja kafein dalam tubuh adalah menyaingi fungsi adenosin (salah satu senyawa yang dalam sel otak bisa membuat orang cepat tertidur). Selain berguna sebagai penghilang rasa kantuk, ternyata ada fakta tentang kopi yang harus kalian tahu. Kopi Tidak Mengusir Rasa Kantuk Nah, ada beberapa faktor kopi tidak bisa mengusir rasa kantuk, lho, yaitu ·          P ertama , tubuh kita sulit untuk menerima kafein karena adanya gangguan saraf. Hal tersebut dipicu karena z at kafein dan senyawa adenosin memiliki sifat yang mirip sehingga ...

Pengalaman Pertama Nonton Konser

BILETUK -- Masih dalam nuansa perayaan ulang tahun Ibukota Indonesia, Jakarta. Tepat pada Selasa, 25 Juni 2019, band musik yang cukup legendaris Sheila On 7 akan menjadi pengisi acara konser musik di Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sudah dari jauh hari aku mengetahui bahwa Sheila ON 7 akan tampil, dan aku sudah mengajak ketiga temanku untuk menonton konsernya. Akhirnya berangkatlah kami berempat menuju PRJ menggunakan sepeda motor selepas azan Isya.  Kami sempat terjebak macet di dekat pintu masuk PRJ, di sana sudah banyak sekali massa yang datang memadati parkiran PRJ. Aku pikir karena masih sore tidak akan terjebak antrean, ternyata perkiraanku salah.   Foto: sheilaon7.com  Kami masuk ke area pameran dan berjalan terus ke arah panggung utama. Dari kejauhan kami sudah melihat banyak sekali massa yang berkumpul padahal Sheila On 7 akan tampil sekitar satu jam lagi. Kami berjalan mengikuti arus, dan sampailah kami di kerumunan orang-orang yang sedang menanti ko...

Kabar Gembira Pemburu Diskon Transportasi Online

BILETUK -- Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi sempat mengeluarkan statement penghapusan dan pelarangan diskon atau promo yang jasa transportasi online seperti Grab dan Gojek terapkan. Peryataan tersebut membuat masyarakat resah, terutama pengguna jasa transportasi online. Padahal penerapan diskon atau promo merupakan strategi untuk menarik minat konsumen. Dan nyatanya konsumen menyambut dengan baik adanya diskon atau promo tersebut. Terbukti banyak masyarakat yang merasa keberatan apabila diskon-diskon tersebut dihilangkan. Begitupun dengan saya. Perusahaan transportasi online mempunyai cara tersendiri untuk menerapkan diskon atau promo. Biasanya Grab atau Gojek menggunakan voucer elektronik. Ada juga pemangkasan tarif perjalanan dengan menggunakan aplikasi dompet digital yang keduanya miliki, Grab mempunyai OVO sedangkan Gojek ada Go-Pay. Ilustrasi:  shiftindonesia.com Alasan-Alasan Adapun alasan penghapusan diskon atau promo adalah unt...